Misteri Hajar Aswad, Batu Hitam Dari Surga

3488507_20121121020036

Beberapa waktu yang lalu saya sedikit berbincang dengan seorang dosen saya yang baru saja pulang dari menunaikan ibadah Haji. Beliau bercerita berhasil mencium Hajar Aswad dengan mudah. Hmm, saya jadi ingin tahu seputar “Batu dari Surga ini”. Setelah browsing sana-sini, berikut beberapa temuan yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Batu hitam itu berasal dari surga yang dibawa oleh malaikat JIbril untuk diberikan kepada Nabi Ibrahim yang kala itu tengah mencari tanda bagi jamaah saat mengelilingi Kabah.

2. Dahulu kala, batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah arab. Namun semakin lama sinarnya semakin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam.

Masuk ke temuan yang dianggap lebih ilmiah,

3. Profesor Umm Al-Qura University, Ahmad Moraei mengatakan Hajar Aswad pecah menjadi delapan batu kecil. Hajar Aswad saat ini bukanlah batu utuh ketika Nabi Ibrahim membangun kabah. Pecahan yang lain hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

4. Encyclopedia Americana menulis : “Sekiranya orang-orangIslam berhenti melaksanakan thawaf ataupun shalat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yang berpusat di Hajar Aswad, tidak lagi memencarkan gelombang elektromagnetik.

5. Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas : menunjukkan Hajar Aswad adalah batu yang bukan berasal dari bumi yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yang ada.

6. Beberapa astronot yang mengangkasa melihat suatu sinar yang teramat terang mememancar dari bumi, dan setetlah diteliti ternyata bersumber dari Ka’bah. Super konduktor itu adalah Hajar Aswad, yang berfungsi bagai mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.

7. Misteri jenis batu hingga saat ini belum terpecahkan. Logikanya banyak ilmuwan (baik muslim ataupun non muslim) yang meneliti, banyak hipotesis yang beragam, tapi belum pasti hasil temuannya menunjukkan Hajar Aswad ‘bukan batu biasa’. (simak perdebatannya di wikipedia). Ini dia linknya (simak khususnya di bagian Scientific origins)-> Black Stone Hajar Aswad

8. Paling sederhana dan bisa dibuktikan siapapun memakai hidung sendiri adalah HAJAR ASWAD TETAP BERBAU HARUM SELAMA RIBUAN TAHUN.

Adakah yg mau nambah? silahkan. Hehehe

Catatan: Bukan mengagungkan sebuah batu, tapi sebuah bukti pesan keagungan Tuhan pada sebuah batu.

Wallahu A’lam.

 

Follow saya di twitter @Khoyrulfauzan

This entry was posted in News.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s